Rabu, 29 November 2017

HARI SABAT VS CHARLES DARWIN

Perjalanan hidup manusia pada akhirnya sampai ke suatu zaman di mana ilmu pengetahuan didewa-dewakan, diagung-agungkan sedemikian rupa, yang secara terang-terangan sudah membentangkan perlawanan terhadap ELOHIM PENCIPTA SEMESTA ALAM.

Orang-orang purba sudah dianggap sebagai kebodohan dan Alkitab sebagai buku guru dusta. Alkitab bukanlah Firman ELOHIM YAHWEH, tapi hasil karya sastra yang dibuat untuk menakut-nakuti orang purba. Kini manusia merasa telah terbuka akal pikirannya dan menganggap sudah waktunya keluar dari lingkaran system yang membodohkan. Manusia modern harus berpedoman pada akal pikiran dan meninggalkan segala yang dianggap takhyul atau mustahil menurut akal pikiran kita.

Akal pikiran berusaha membuat tandingan Alkitab, berusaha menggugurkan perkataan Alkitab, bahkan kalau perlu meniadakannya dari dunia ini. Jangan percaya Alkitab, tinggalkan Alkitab, tinggalkanlah ELOHIM YAHWEH itu. Sebab sampai kiamatpun takkan pernah akan terjadi sebuah firman, sebuah kata-kata bisa menjadikan sesuatu.

Ibr. 11:3Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Alam semesta tidak mungkin terjadi dalam waktu sekejap, dalam sehari yang 24 jam.

Kejadian 1:3

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.


Itu baru masuk akal apabila ada ledakan besar sebagaimana teori Bigbang, lalu terjadilah planet-planet dalam proses jutaan tahun untuk menjadi planet yang sempurna seperti sekarang ini.

Di teori Bigbang ada cerita detail tentang proses-proses evolusinya dan disetiap teori bisa diperagakan dan mempunyai rumus-rumus matematis yang meyakinkan. Padahal cara-cara begitulah yang dipraktekkan oleh para penipu sehingga berhasil mempedayai banyak orang. Pandai bercerita dan pandai meyakinkan orang dengan peragaan-peragaan. Kalau nggak begitu mana mungkin bisa menyihir sekian banyak orang seperti kasus penipuan Firts Travel?!

Saya tidak mengatakan teori Bigbang itu bohong, tapi mengingatkan bahwa tidak semua yang begitu meyakinkan itu kebenaran. Ada masanya orang tidak menyadari telah tertipu, yaitu ketika ia masih mempercayainya. Tapi ada masanya orang baru sadar bahwa ia telah tertipu selama ini, yaitu ketika ia mendapati ketidakbenarannya. Maksud saya, mungkin saat ini anda masih mempercayainya tapi bisa jadi kelak anda akan meninggalkannya. Karena itu jangan fanatik, jangan menutup diri terhadap informasi yang lain.

Sebab teori-teori kejadian alam semesta itu selalu berubah-ubah. Dimulai dari teori keadaan tetap atau steady state theory. Teori ini ditumbangkan oleh teori Bigbang di tahun 1927. Lalu ada lagi teori Nebular, teori pasang surut, teori bintang kembar, dan teori Creatio Continua. Semua teori itu termasuk ke dalam golongan benda-benda mati, sedangkan teori evolusi Charles Darwin berusaha menjelaskan tentang asal usul manusia atau makhluk hidup. Jadi teori alam semesta ini terpisah menjadi dua golongan yang masing-masing tidak saling berhubungan. Tapi ELOHIM YAHWEH, berdasarkan Alkitab menciptakan kedua golongan itu dalam satu waktu, yaitu enam hari penciptaan. Dalam enam hari penciptaan itulah baik benda-benda mati maupun makhluk hidup diciptakan, termasuk manusia.

Dan SANG PENCIPTA itu menguasai keseluruhannya, mulai dari awal kejadiannya, dinamikanya hingga berakhirnya. Masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang ke semuanya berada dalam genggaman sebuah buku yang bernama Alkitab.

Yes. 42:9Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."

Terciptanya manusia, kelahiran manusia, kehidupan manusia, keadaan berdosa manusia, nasib manusia hingga kematiannya, semua ada di tangan SANG PENCIPTA.

Yes. 45:7yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

DIA menghukum orang jahat, DIA membenarkan orang benar, DIA menghajar, DIA menyembuhkan, DIA mencelakakan, DIA menyelamatkan, DIA mematikan, DIA membangkitkan, DIA memperpendek umur, DIA memperpanjang umur, DIA mendengar doa kita, DIA mengabulkan doa kita, DIA membiarkan, DIA melindungi, DIA menyiapkan neraka, DIA menyiapkan sorga. ELOHIM YAHWEH Mahakuasa atas segala-galanya;

Keluaran 34:6

Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
34:7yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."

Ketika manusia memegahkan dirinya, memegahkan kekuatan dan kepandaiannya, Alkitab justru menganggap manusia hanyalah angin dan memang benar-benar hanya angin;

Mzm. 144:4Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

Sehebat-hebatnya Albert Einstein dalam teori-teori fisikanya dan sehebat-hebatnya Charles Darwin dalam teori evolusinya, di mana sekarang mereka semua? Bagaimana nasibnya? Apa guna semua kehebatan itu bila tak bisa menambahkan sejengkal saja buat masa hidupnya?

Mat. 16:26Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Mengapa orang hebat nasibnya sama dengan orang yang tak hebat? Padahal manusia menandai orang-orang hebat dengan tanda-tanda penghargaan dan kepangkatan. Ada piagam, ada piala, ada hadiah, ada kenaikan pangkat, ada kenaikan jabatan. Mengapa bukan hidup kekal yang menandai kehebatannya sebagaimana TUHAN memberikan tanda kepada orang-orang pilihanNYA?! Dari zaman dulu hingga zaman sekarang hadiah ELOHIM YAHWEH tetap sama nilainya, yaitu hidup kekal, sementara hadiah manusia selalu mengikuti perkembangan zaman. Jika dulu hadiah utama itu sepeda sekarang hadiah utamanya mobil mewah.

Jika semua buatan manusia ada nilai ekonominya, semua buatan TUHAN tak ada nilai ekonominya. Rumahsakit ada taripnya tapi siapakah yang mau membeli penyakit? Obat ada harganya tapi berapakah harganya kesehatan yang dimintakan kepada TUHAN? Peti mati ada harganya tapi siapakah yang mau membeli kematian? Orang hidup ada biaya makannya tapi hidup kekal berapa harganya? Kecelakaan ada ganti ruginya tapi siapa yang mau celaka? Alat-alat keselamatan ada harganya tapi keselamatan yang dari TUHAN berapa harganya?

Ukuran kemajuan manusia materi, ukuran kemajuan ELOHIM YAHWEH moral. Bukan hartanya tapi imannya, bukan ilmunya tapi hikmatnya, bukan rumahnya tapi hatinya, bukan pakaiannya tapi jiwanya, bukan mobilnya tapi jalan hidupnya, bukan mesinnya tapi kebijaksanaannya, bukan canggihnya tapi kebenarannya, bukan duniawinya tapi akheratnya.

Karena ukuran ELOHIM YAHWEH pada hatinya bukan pada teknologinya, maka ELOHIM YAHWEH sudah bisa membukukan orang-orang di zaman purba sebagai umatNYA, seperti Habel, Henokh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Harun, Yosua, para nabi dan para rasul Perjanjian Baru. Bahwa sekalipun mereka belum berteknologi canggih namun jiwa mereka lebih mulia dari orang-orang di zaman ini. 

Kita dibentangkan pada dua hal, antara Alkitab atau buku-buku, antara ELOHIM YAHWEH atau kata orang. Maka hari Sabat merupakan penanda apakah kita mempercayai penciptaan oleh ELOHIM YAHWEH atau mempercayai teori evolusi Charles Darwin;

Keluaran 20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Yeh. 20:20kuduskanlah hari-hari Sabat-Ku, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.

Ibrani 4:9

Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Hasil gambar untuk gambar evolusi darwin

Tidak ada komentar: