Senin, 31 Juli 2017

BELANDA PERGI, JAWA DATANG

Ini bukan tulisan yang berniat SARA - Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan, tapi tulisan tentang kenyataan, sebab sepeninggal bangsa Belanda, negara Indonesia yang 35 propinsi ini secara berturut-turut dipimpin oleh presiden orang Jawa. Mulai dari Soekarno, Soeharto, Gus Dur, Megawati, SBY dan kini Jokowi, semuanya adalah orang-orang sesuku saya: Jawa. Padahal yang disebut Indonesia adalah termasuk Batak, Manado, Minang, Palembang, Riau, Lampung, Ambon, Papua, Aceh, dan lain-lainnya. Saya orang Jawa juga. Tapi saya sama sekali tak bangga dengan presiden Jawa, sebab saya termasuk orang yang disengsarakannya. Masak semakin hari, semakin tua, semakin maju, semakin kaya, tapi bernapas saja semakin susah.

Cobalah hentikan bercerita bahwa Belanda pernah angkat senjata terhadap kita, sebab yang kita lihat sehari-hari yang menenteng senjata ke sana ke mari, tembak sana tembak sini, adalah polisi dan tentara Indonesia, bukan orang Belanda.

Cobalah hentikan bercerita bahwa Belanda pernah mengambil rempah-rempah dan hasil bumi kita. Itu dulu! Kita tidak hidup di zaman dulu. Tapi kini kita megap-megap oleh penghisapan besar-besaran ekonomi rakyat. Uang rakyat seperti air sumur yang disedot ke atas dengan pompa air Jet Pump, sampai-sampai kekeringan. Pemerintah menekan perpajakan ke pengusaha. Pengusaha membebankannya ke harga barang-barangnya, maka melambunglah harga barang-barang. Jadi, jangan main sihir dan main tipu bahwa pemerintah tidak menekan rakyat kecil, melainkan menekan pengusaha kaya. Pemerintah memukul orang kaya, orang miskin yang teriak kesakitan. Orang kaya tak berkurang sedikitpun kekayaannya, malah semakin bertambah kaya.

Di zaman Soekarno, nilai tukar rupiah terhadap dolar adalah Rp. 1,- perdolarnya. 1:1, setara. Di zaman Soeharto, nilai kursnya Rp. 2.000,- hingga Rp. 8.000,- perdolarnya. Lha, sekarang koq malah semakin merosot hingga Rp. 13.300,-? Betapa hinanya jika rupiah itu diumpamakan sebagai orang Indonesia, sedangkan dolar diumpamakan sebagai orang Amerika. Masakan 1 orang Amerika sampai dikeroyok oleh 13.300 orang Indonesia? Memangnya itu Rambo?

Perbaikan ekonomi dari mana? Jika genteng bocor diperbaiki semakin bocor, di mana perbaikannya?

Orang mengambil berjuta-juta kubik pasir dari sungai. Berapakah orang membayar ke sungai? Gratis! Sungai tidak meminta bayaran serupiahpun. Yang dibayar adalah ongkos kuli, ongkos truk dan toko bangunan mengambil keuntungan. Nah, jika kuli di zaman itu bisa hidup dengan ongkos sedikit dan toko bangunan bisa kaya di zaman itu, dari mana pasalnya harga pasir bisa naik terus dari waktu ke waktunya? Pasti ada beban-beban yang ditambahkan sehingga nilainya naik terus.

Beras. Memangnya berapakah petani membayar harga beras ke sawah? Gratis! Sawah tak meminta bayaran serupiahpun untuk jasanya menumbuhkan padi. Tapi bagaimana harga beras bisa naik terus? Bagaimana tidak naik jika harga pupuk dinaikkan terus oleh pemerintah? Jangan bilang ada subsidi harga pupuk. Sebab acara subsidi itu adalah cara pejabat untuk bermain korupsi.

Tahun lalu saya membeli tanah seharga Rp. 100 juta. Tapi, sekarang saya bisa menjualnya seharga Rp. 200 juta. Dari mana penyebab kenaikan harga tanah tersebut? Apakah tanah itu melebar? Apakah tanah itu bertambah banyak? Lha koq naik harganya? Di zaman Soeharto harga rumah Rp. 10 juta saja, tapi sekarang rumah itu bisa seharga 1 milyar. Lha koq bisa?

Ooh, tahun 2014 saya memilih Jokowi apakah supaya Jokowi mencabut subsidi harga BBM? Apakah supaya Jokowi menaikkan harga barang-barang? Apakah supaya Jokowi membawa rupiah ke angka Rp. 13.300,- perdolar? Apakah supaya Jokowi meningkatkan angka pengangguran? Apakah supaya Jokowi meningkatkan jumlah fakir miskin dan rakyat terlantar? Apakah supaya Jokowi meningkatkan jumlah utang negara? Apakah supaya Jokowi menonton operanya DPR menggerogoti KPK?

Kalau boleh saya bertanya: Masih mampukah membenahi Indonesia? Jika sudah tak mampu, letakkanlah jabatan itu, supaya maki-makian dan hujatan orang terhadapmupun terhenti. Supaya hujat dan maki-makian orang dialihkan ke penggantimu. Saya kasihan jika kamu dihujat dan dimaki-maki orang terusan. Tapi tidaklah salah orang yang memaki-maki dan menghujat itu, sebab kakinya terinjak hingga kesakitan. Orang bukan membenci Jokowi, tapi membenci pemimpin bangsa yang lalim.

Kalau Indonesia memang berperang dengan Belanda, coba carilah di Google Maps, di mana letak negeri Belanda, maka arahkanlah moncong senjata anda ke sana, jangan ke sini arahnya. Jangan bangsa sendiri diinjak-injak dan dimusuhi. Ayo, perangilah Belanda, saya dukung!

STOP! PENJAJAHAN DI NEGERI INI. Masak 72 tahun berjalan tak sampai-sampai, tak maju-maju dan menggunungkan tipu?


Hasil gambar untuk gambar memanggul beban

SERBA 8, ADA APA, YA?

17-8-2017  = 1 + 7 + 8 + 2 + 1 + 7 = 26 = 2 + 6 = 8.

Tanggal: 17; 1 + 7 = 8.

Bulan; 8.

Tahun 17; 1 + 7 = 8.

Jangan lupa bahwa kita masih dalam pengaruh Indonesia ke-71(2016-2017); 7 + 1 = 8.

Angka "8" kayak bentuk borgol. Apakah akan ada gelombang pemborgolan, sehubungan dengan undang-undang terorisme yang baru, sehubungan dengan Perppu Ormas dan memanasnya hubungan polisi vs Muslim? Entahlah!

Hasil gambar untuk gambar borgol


Sabtu, 29 Juli 2017

MYPUTU - KEJADIAN 1

KEJADIAN 1:

1:1Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Ayat ini menerangkan bahwa ELOHIM YAHWEH-lah yang menciptakan alam semesta. Selain YAHWEH tidak ada elohim lain yang menciptakan alam semesta ini, sebagaimana dituliskan oleh nabi Yesaya;

Yes. 43:10"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.

1:2Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
1:3Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

Hasil gambar untuk gambar siang hari

Oleh Firman ELOHIM YAHWEH, jadilah terang. Tapi ini adalah terang kemuliaan ELOHIM YAHWEH, bukan terang matahari. Matahari masih belum diberi fungsi sebagai terang. Matahari baru difungsikan di hari keempat. Kita akan menikmati terang kemuliaan ELOHIM YAHWEH itu lagi, kelak jika kita tinggal di kota Yerusalem yang baru. Di kota yang baru itu bukan matahari yang panasnya jahat yang meneranginya, tapi kemuliaan ELOHIM YAHWEH akan bersinar di siang hari, kemuliaan ELOHIM YESHUA ha MASHIA akan bersinar di malam hari;

Wahyu 21:23Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Sama seperti perjalanan bangsa Israel ketika di padang gurun, ketika siang dipimpin oleh Tiang awan, ketika malam dipimpin oleh Tiang api;

Kel. 13:21TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.

Gambar terkait


Hasil gambar untuk gambar tiang awan dan tiang api

Dilansir dari Insight melalui Metro, Senin (22/6) waktu setempat memperlihatkan video sebuah fenomena yang sangat luar biasa yang diupload di Youtube pada tanggal 12 Juni lalu.

Video tersebut diambil oleh seorang pengendara sepeda yang ada didekat Greenwood Indiana AS.

Video tersebut diambil menggunakan kamera. Terlihat seperti tiang api yang panjang disamping sinar matahari yang kuat.

Tiang api yang ada dilangit itu membuat berpikir, "Apakah mungkin akan terjadi sesuatu?", tetapi tidak dapat dipercaya tiang api itu bergerak dengan cepat.

Sementara itu, video yang sama juga pernah diupload, tetapi NASA menjelaskan, "Awan yang disertai petir dan kilat dapat mengubah medan listrik di dalam awan dengan sementara dan di medan listrik itu juga terjadi kristalisasi es di awan. Hal tersebut dapat terlihat sebagai fenomena yang memantulkan sinar matahari yang terlihat seperti tiang api."

1:4Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Ahad, artinya hari pertama, menunjuk ke hari Minggu.

Sebelum melanjutkan ke ayat berikutnya, mari melihat pada kedahsyatan Firman TUHAN, yang ketika berkata: "Jadilah terang, lalu terang itu jadi". Terang itu benda mati, bukan manusia, bukan makhluk hidup. Terang itu tak punya telinga untuk mendengar Firman TUHAN, tak punya mata untuk membaca Alkitab, dan tak punya kaki untuk melakukan sesuatu. Tapi begitu mendengar Firman TUHAN, terang itu bersegera melakukannya.

TUHAN YAHWEH sanggup membuat benda-benda mati menjadi hidup dan menuruti perintahNYA. Contohnya; nabi Musa membuat tongkatnya menjadi ular, Adam dibuat dari debu tanah, Hawa dibuat dari tulangnya Adam, Lazarus yang mati dibangkitkan oleh TUHAN YESHUA, dan lain-lainnya. Ketika kepada tongkat diperintahkan: "Jadilah ular, maka tongkat itu langsung menjadi ular". Benda mati yang tak mempunyai akal pikiran bisa mentaati Firman. Bukankah manusia harusnya bisa lebih taat pada perintah TUHAN, daripada benda mati?

Sebab manusia mempunyai telinga untuk mendengar, mempunyai mata untuk membaca Alkitab dan mempunyai pikiran untuk mengenali kebenaran, serta tahu kepada Siapa dia percaya. Maka manusia harus lebih canggih, harus lebih pintar, harus lebih baik, harus lebih unggul daripada benda mati. Sama seperti mobil yang bermesin, masakan harus didorong seperti mobil mainan?

Jika mama menyuruhmu belajar, bagaimana reaksimu? Segera melakukannya atau berkata: "Nanti, ma". Bangsa Israel sangat bangga bahwa mereka disebut anak-anak Abraham. Tapi sayangnya tabiat mereka tak seperti Abraham yang saleh. Mereka jahat-jahat. Karena itu nabi Yohanes Pembaptis menegur mereka dengan keras, bahwa jika mereka tidak mau menuruti perintah ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YAHWEH bisa membuat batu-batu menjadi anak-anaknya Abraham;

Matius 3:9Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

Jadi, jika benda mati saja bisa begitu taat pada perintah ELOHIM YAHWEH, maka sudah semestinya jika ELOHIM YAHWEH menuntut manusia harus lebih menuruti kehendakNYA. Itulah sebabnya kepada manusia disiapkan hukuman; neraka. Jika manusia tidak bisa lebih baik daripada benda mati, maka dia akan dibuang, sebab tak ada gunanya. Sebab siapa yang diberi banyak akan dituntut banyak, siapa yang diberi sedikit akan dituntut sedikit. Benda mati yang tidak diberi akal tidak disediakan hukuman, tapi manusia yang dikasih akal disiapkan hukuman.

Coba lihat, gedung-gedung yang megah, mobil-mobil yang bagus, komputer, televisi, dan lain-lainnya, mana ada yang bikinan batu-batu? Mana ada kucing atau tikus yang bisa membuat semua itu? Semua itu dibuat oleh manusia oleh akal pikirannya yang pandai. Manusia dikasih kelebihan daripada batu, kucing dan tikus. Karena itu manusia harus lebih baik dari semua itu. Tidak boleh kalah, jangan sampai kalah!

Luk. 12:48Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Kamu punya teman yang tangannya buntung? Mungkinkah anak yang buntung disuruh menyapu lantai? Tidak mungkin. Ibunya tak mungkin menyuruhnya melakukan pekerjaan-pekerjaan yang mustahil dilakukannya. Tapi kenapa kamu disuruh ini dan itu? Sebab kamu mempunyai tubuh yang sempurna. Jadi, yang diberi banyak harus berbuat banyak.

Kamu harus lebih baik dari benda mati, dari batu-batu, dari kucing dan dari tikus. Okey?!

Hasil gambar untuk gambar kucing dan tikus

TENTANG ALLAH;

"ALLAH" dari bahasa Arab, bahasa Ibrani-nya: ELOHIM > ELLAH. Mengapa kita harus menggunakan "ELOHIM?" Sebab "ALLAH" dianggap oleh orang Islam sebagai nama, sedangkan bagi orang Kristen "ALLAH" adalah gelar atau sebutan.

Apakah gelar atau sebutan itu? Papa, mama, kakek, nenek, kakak, adik, guru, murid, kepala sekolah, polisi, tentara, sopir, kondektur, kernet, tukang, kuli, dan lain-lainnya itu semua adalah gelar atau sebutan. Tapi Rudy, Tono, Ali, Umar, Udin, Yuli, Endang, Tutik, dan lain-lainnya itu nama.

Kamu punya guru, bukan?! Tapi siapa namanya? Guru banyak, tapi pak Tono hanya satu. Begitu pula halnya dengan "allah" itu banyak. Masing-masing agama mempunyai "allah" sendiri-sendiri. Tapi ELOHIM yang bernama YAHWEH, hanya satu, yaitu ELOHIM yang disembah oleh Abraham, oleh Ishak, oleh Yakub, dan oleh bangsa Israel, di mana Alkitab berasal. Nah, karena "ALLAH" dianggap oleh orang Islam sebagai nama ALLAH-nya bangsa Arab, maka orang Kristen harusnya mengganti "ALLAH" dengan "ELOHIM", sedangkan nama ELOHIM itu adalah YAHWEH.

ALLAH YAHWEH = ELOHIM YAHWEH.

Sedikit cerita; di Indonesia pernah ada gerakan dari pendeta-pendeta yang menuntut Lembaga Alkitab Indonesia untuk mengubah "ALLAH" menjadi YAHWEH, sedangkan di Malaysia pernah ada gugatan dari kaum Muslim supaya orang Kristen jangan menggunakan "ALLAH", sebab itu nama Tuhan mereka. Dari kedua kejadian itu maka jelaslah bahwa kebenaran menyatakan bahwa kita harus menggunakan YAHWEH sebagai ELOHIM kita. Karena itu mulai sekarang, mulai hari ini, biasakanlah berdoa menggunakan nama ELOHIM YAHWEH.

Tapi sayang orang-orang yang berjuang mengembalikan kebenaran justru dituding sebagai pembuat onar, dibenturkan dengan kenyataan Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia yang disahkan oleh pemerintah RI menggunakan "ALLAH", lalu mereka mengadukan ke Ormas-ormas Islam sebagai orang-orang yang membuang "ALLAH", menghina agama Islam. Di sini kita lemah secara hukum. Tapi di kalangan sekolah Theologia Kristen aliran Protestan, mereka mempunyai pencatatan sejarah yang baik, sama seperti pencatatan sejarah dalam Katolik, di mana kepada setiap mahasiswa kependetaan pasti diajarkan tentang nama YAHWEH itu.

Saya sendiri mengenal nama YAHWEH dari pelajaran agama Kristen yang diberikan ketika saya masih kelas 4 SD. Itulah sebabnya saya sepanjang puluhan tahun mempertanyakan itu di dalam hati; "mengapa kata guru agama saya nama ALLAH itu YAHWEH, tapi di Alkitab tak ada nama itu sama sekali?" Baru sekarang persoalan itu jelas, semakin hari semakin jelas, dan semakin hari semakin menuntut nama itu dikembalikan sebagaimana mestinya.

Yes. 42:8Bahwa Aku ini Hua, ia itulah nama-Ku! kehormatan-Ku tiada Kuberikan kepada yang lain, atau kepujian-Ku kepada berhala. (Alkitab Terjemahan Lama)





"HUA" adalah kependekan dari YAHWEH. Kesaksian tentang nama itu bisa didapatkan dari Kristen maupun Muslim. Dari Kristen Protestan ada lagu yang berjudul: "Selalu HU gembalaku" dan "Firman HU berprintahlah sampai ke ujung dunia". Sedangkan dari Islam; "Allahuakbar" - ALLAH HU AKBAR - ALLAH HU MAHABESAR, dan gelar ALLAH SWT - Subhanahuwa ta'ala - SUBHANA HUWA TA'ALA - MAHASUCI HUWA segala allah.

Kej. 14:22Maka ujar Abram kepada raja Sodom: Bahwa aku telah bersumpah demi Tuhan, Allah taala, yang mempunyai langit dan bumi, (Alkitab Terjemahan Lama)




"TAALA", artinya ALLAH segala allah, ALLAH yang Empunya langit dan bumi. Kata "HUA" di Terjemahan Lama disebutkan sebanyak 314 kali, sedangkan kata "TAALA" disebutkan sebanyak 39 kali.

Hasil gambar untuk gambar yhwh

MENGHITUNG HARI;

Alkitab katakan: "Jadilah petang, jadilah pagi" itulah sehari. Petang adalah malam, ketika matahari terbenam pukul 06.00 atau 18.00, itulah permulaan hari.

Misalnya; kamu sekolah hari Senin. Senin ketika matahari terbenam, itu sudah masuk ke hari Selasa. Jam 07.00 atau 19.00 adalah satu jam bagi hari Selasa. Lihat ini;

>> Jam 6 = jam 00.00 atau 12.00
>> Jam 7 = jam 1
>> Jam 8 = jam 2
>> Jam 9 = jam 3
>> Jam 10 = jam 4
>> Jam 11 = jam 5
>> Jam 12 = jam 6
>> Jam 1 = jam 7
>> Jam 2 = jam 8
>> Jam 3 = jam 9
>> Jam 4 = jam 10
>> Jam 5 = jam 11
>> Jam 6 = jam 12

Selasa petang, antara jam 18.00 hingga jam 06.00 pagi, ketika matahari terbit. Selasa pagi, antara jam 06.00 hingga jam 18.00, matahari terbenam. Selebihnya itu masuk hari Rabu petang. Jadi, permulaan hari adalah petang ketika matahari terbenam.

Hasil gambar untuk gambar matahari terbenam

18.00 - 06.00
 Hasil gambar untuk gambar matahari terbit

 06.00 - 18.00


ELOHIM YAHWEH, BAGAIMANA MELIHATNYA?

Okey, apakah di rumahmu ada Gajah? Tidak ada! Apakah Gajah tidak ada karena tidak ada di rumahmu? Tidak begitu, bukan?! Sebab Gajah adanya di Kebun Binatang, maka kamu harus pergi ke Kebun Binatang baru bisa ketemu Gajah.

Siapa presiden kita sekarang? Jokowi. Apakah di rumahmu ada Jokowi? Tidak ada! Di manakah kamu bisa ketemu Jokowi? Jelas, kamu harus pergi ke istana presiden, bukan?! Demikian pula dengan ALLAH atau ELOHIM YAHWEH yang tak pernah kamu lihat. DIA ada di mana? Di sorga! Karena itu kamu harus pergi ke sorga baru bisa ketemu ELOHIM YAHWEH;

Matius 5:8Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Kata ELOHIM YESHUA ha MASHIA, jika kamu suci hatinya kamu akan masuk ke sorga dan bisa melihat ELOHIM YAHWEH. Siapakah yang sudah pernah melihat ELOHIM YAHWEH?

Yoh. 1:18Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

ELOHIM YESHUA ha MASHIA, ANAK ELOHIM YAHWEH-lah yang pernah melihat ELOHIM YAHWEH, yang disebutnya BAPA. DIA yang asalnya dari sorga, turun ke dunia untuk mengabarkan bahwa ELOHIM YAHWEH itu ada.

Yoh. 8:23Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

Jadi, untuk melihat ELOHIM YAHWEH, kita harus suci hatinya, diselamatkan, naik ke sorga, baru bisa melihatNYA. Tapi bagaimana kita membuktikan bahwa ELOHIM YAHWEH itu ada di sorga?

Rm. 10:10Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Dengan iman, dengan rasa percaya. Tapi bagaimana kita bisa percaya?

Rm. 10:17Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Kita bisa percaya dari mendengar atau membaca Firman TUHAN, yaitu: Alkitab. Membaca Alkitab, apa kata Alkitab, kita percayai itu. Seperti apakah itu?

Seperti kamu mempercayai janji mamamu; "Besok, kalau kamu ulangtahun, mama belikan sepeda". Percayakah kamu? Jika kamu percaya maka kamu akan diam, tidak bertanya-tanya lagi sebelum waktunya kamu berulangtahun. Tapi jika sebelum ulangtahun kamu sudah menagih, itu tandanya kamu tidak percaya pada mamamu. Mamamu pasti marah jika kamu tidak mempercayai omongannya. ELOHIM YAHWEH juga marah jika FirmanNYA tidak kamu percayai.

Contohlah Abraham. Ketika ELOHIM YAHWEH memperlihatkan bintang-bintang di langit dan menjanjikan keturunannya akan sebanyak bintang-bintang itu, Abraham percaya, maka ELOHIM YAHWEH senang;

Kej. 15:6Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Apa kata Alkitab, apa yang diajarkan oleh Alkitab, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya. Jika Alkitab melarang, ya jangan dilakukan, jika Alkitab menyuruh, ya turutilah itu. Seperti Nuh;

Kej. 6:22Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.

Yoh. 8:51Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

Turutilah Alkitab, kamu akan diselamatkan, kamu akan melihat ELOHIM YAHWEH, Penciptamu! Jadi, apakah iman itu?

Ibrani 11:1Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Iman adalah dasar dari harapan kita dan bukti dari yang tidak bisa kita lihat. Yah, apa sebabnya kamu percaya dengan janji mamamu membelikan sepeda di hari ulangtahunmu? Sebab, dia adalah mamamu. Seandainya yang menjanjikan itu orang gila, buat apa kamu percayai, bukan?! Begitu pula kita mempercayai Alkitab, sebab ELOHIM YAHWEH yang mengatakannya. Seandainya setan yang mengatakannya, ya jangan kamu percayai. Jangan meniru Hawa yang lebih mempercayai kata-kata setan, daripada kata-kata ELOHIM YAHWEH. ELOHIM YAHWEH, berkata: "Jangan makan, nanti kamu mati", tapi setan berkata: "Sekali-kali kamu tidak akan mati", dan Hawa mempercayainya. Akibatnya apa? Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden, sebab tidak mempercayai ELOHIM YAHWEH.

Kejadian
2:16Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
2:17tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Kejadian 3:4Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,

Bukankah yang ditulis di situ "ular", mengapa Opa katakan itu setan?

Why. 12:9Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Kitab Wahyu menerangkan bahwa ular itu adalah setan.

Seperti apakah iman adalah bukti dari sesuatu yang tidak bisa kita lihat? Sebab ketika mamamu menjanjikan sepeda itu masih belum ada, masih belum dibeli, sebab hari ulangtahunmu masih lama. Tapi kamu mempercayai sepeda yang belum ada itu. Kamu mempercayai bayangan atau angan-angan. Demikian pula kita mempercayai janji-janji ELOHIM YAHWEH yang masih belum diberikan;

2Tim. 1:1Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah untuk memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus,

Injil memberitakan dengan janji ELOHIM YAHWEH menyelamatkan kita melalui ANAKNYA, ELOHIM YESHUA ha MASHIA.

Hasil gambar untuk gambar kado ulangtahun

Kejadian
1:6Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."
1:7Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
1:8Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

Apakah cakrawala? Itu diterangkan di ayat 8, bahwa cakrawala itu adalah langit. Apakah langit? Itu diterangkan di ayat 7, bahwa langit itu adalah sekumpulan air, yaitu uap air yang kita sebut awan yang kelak menjadi hujan. Jadi, air yang di bawah adalah laut, sedangkan air yang di atas adalah langit.

Hasil gambar untuk gambar langit

Dari keterangan di atas bisa dibayangkan bahwa bumi ini pada mulanya adalah lautan semuanya, tak ada daratannya. Semua daratan atau tanah tertutup air. Itulah sebabnya di ayat 2 diterangkan ROH ELOHIM YAHWEH melayang-layang di atas permukaan air. ELOHIM YAHWEH berjalan-jalan di atas air sebagaimana pernah dilakukan oleh ELOHIM YESHUA ha MASHIA;

Yohanes 6:19Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu. Maka ketakutanlah mereka.

ELOHIM YAHWEH itu rumahNYA di sorga. Jadi, ketika DIA berada di bumi itu DIA turun dari sorga;

Kej. 18:21Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya."

1Taw. 17:5Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang Israel keluar sampai hari ini, tetapi Aku mengembara dari kemah ke kemah, dan dari kediaman ke kediaman.

Ketika di padang gurun ELOHIM YAHWEH berdiam di KEMAH SUCI, di bilik Mahasuci, di atas tabut perjanjian, yang digambarkan dengan Kerubium. Kerubium itu malaikat, dan malaikat sering dipakai untuk mewakili kehadiran ELOHIM YAHWEH. Maksudnya? Karena ELOHIM YAHWEH tak bisa dilihat dengan mata, maka DIA menggunakan perantaraan MalaikatNYA. Ada beda antara MalaikatNYA dengan malaikat-malaikat yang lainnya.

Kej. 16:7Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur.

Hasil gambar untuk gambar kemah suci

Hasil gambar untuk gambar tabut perjanjian

Jadi, di hari kedua ELOHIM YAHWEH menciptakan langit. Apakah hari kedua? Hari kedua adalah Istnain atau Senin.

1:9Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
1:10Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Nah, di hari yang ketiga inilah ELOHIM YAHWEH membuat daratan. Air dikumpulkan tersendiri sebagai lautan, maka tampaklah daratan atau tanah.

1:11Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
1:12Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:13Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Setelah jadi maka daratan itu langsung diciptakan tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan itu dimulai dari tunas;

Hasil gambar untuk gambar tunas jagung

Hari ketiga adalah Tsalasah atau Selasa.

Kejadian
1:14Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
1:15dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
1:16Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
1:18dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:19Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Angkasa. Apakah angkasa? Angkasa adalah sebuah ruang tempat ELOHIM YAHWEH menempatkan planet-planet. Apakah planet? Planet adalah benda-benda yang mengambang di angkasa yang bisa kita lihat, seperti: matahari, bulan dan bintang-bintang. Konon, menurut para ilmuwan, bumi juga merupakan planet yang juga mengambang di angkasa.

Di planet bumilah kita tinggal. Kalau siang hari kita melihat munculnya planet matahari yang sinarnya terang benderang, dan planet bulan kalau malam hari. Tapi apakah bintang-bintang itu? Bintang ternyata adalah matahari-matahari, yang karena jauh sekali jaraknya sehingga terlihat sebagai titik-titik bercahaya. Sungguh tak terbayangkan jika menurut para ilmuwan di alam semesta ini ada sekitar 200 milyar matahari.

Hasil gambar untuk gambar bintang-bintang

Hasil gambar untuk gambar planet-planet di alam semesta

200 milyar bintang-bintang itulah yang ditunjukkan ELOHIM YAHWEH kepada Abraham, bahwa keturunannya akan sebanyak itu. Masuk akalkah keturunan Abraham sebanyak itu jika kenyataannya di negara Israel saat ini hanya berpenduduk sekitar 15 juta? Tapi itu tentang 2 suku saja, yaitu Yehuda dan Benyamin, sedangkan yang ke-10 suku tersebar ke seluruh penjuru dunia. Itu yang hidup. Berapakah yang sudah mati dalam rentang waktu 4.000 tahun, dari zaman Abraham ke zaman sekarang ini? Berapa banyak yang mati di padang gurun? Berapa banyak yang mati karena penyakit dan peperangan. Berapa banyak yang dibunuhi oleh Hitler - Jerman?

Kej. 15:5Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
15:6Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Lebih luas lagi, ternyata yang disebut sebagai anak-anak Abraham bukan hanya orang Israel saja, tapi semua orang Kristen. Dan pada saat ini jumlah orang Kristen di seluruh dunia sekitar 2 milyar. Orang Kristen yang sudah mati sejak 2.000 tahun yang lalu? Tak terhitung jumlahnya. Tak ada orang yang bisa menghitung berapa jumlah orang Israel dan orang Kristen yang pernah dilahirkan ke dunia.

Nah, di sini diperlukan iman, yaitu mempercayai Firman ELOHIM YAHWEH. Jika ELOHIM YAHWEH katakan jumlah keturunan Abraham akan sebanyak 200 milyar, ya kita percayai itu, sebab ELOHIM YAHWEH adalah Kebenaran, bukan pembohong, dan di dalam DIA tak ada yang mustahil. DIA sanggup memenuhi janjiNYA kepada Abraham itu.

Abraham, nenek moyang kita saja mempercayai itu sekalipun pada waktu itu dia belum mempunyai anak seorangpun. Tapi kita hidup di zaman ELOHIM YAHWEH menggenapi kata-kataNYA.

Sebagaimana planet bumi pada mulanya adalah gelap, demikianlah semua planet-planet itu pada mulanya gelap. Lalu TUHAN berfirman menjadikan terang pada matahari dan bulan, sehingga seperti sekarang ini keadaannya.

Di ayat 17 dikatakan bahwa tugas planet-planet itu adalah untuk memberi terang pada bumi, tempat hunian kita. Planet-planet itu diciptakan untuk melayani kita. Karena itu merekalah yang bekerja untuk kita, merekalah yang mondar-mandir memutari bumi, sehingga kita menyebutnya "matahari terbit" dan "matahari tenggelam". Menurut Alkitab, Firman TUHAN, Bumi adalah pusat tata surya, atau disebut dengan Geosentris. Tapi menurut teori para ilmuwan, pusat tata surya adalah matahari, sehingga bumilah yang dikatakan berputar mengelilingi matahari, atau yang disebut dengan teori Heliosentris. Dan hingga sekarang status pengetahuan itu masih tetap sebagai suatu teori, artinya masih dugaan, bukan kebenaran. Karena itu dugaan pikiran manusia, maka seharusnya kita menaruh percaya pada Firman TUHAN. Sebab TUHAN tak biasa berbohong.

TUHAN yang mencipta, pasti TUHAN-lah yang paling tahu akan segala hal ikhwalnya.

Itulah yang diciptakan ELOHIM YAHWEH di hari yang keempat. Hari keempat adalah Arbaa atau Rabu.

Planet-planet di angkasa itu seperti balon-balon yang kita lepaskan ke udara;

Hasil gambar untuk gambar balon-balon angkasa

Kejadian
1:20Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala."
1:21Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:22Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."
1:23Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
1:24Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.
1:25Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Wouh, semua ruang di dunia ini diisi dengan berbagai macam binatang. Di udara, ada burung-burung. Mulai dari burung yang kecil hingga burung yang besar, mulai dari burung yang jinak hingga burung yang liar, mulai dari burung yang sederhana hingga burung yang indah bulunya dan merdu suaranya.

Hasil gambar untuk gambar burung yang indah

Di air ada ikan-ikan, ada ikan air tawar ada ikan laut. Ada ikan kecil hingga ikan hiu yang besar. Ada ikan yang jinak hingga ikan yang ganas. Ada ikan biasa hingga ikan yang cantik-cantik.

Hasil gambar untuk gambar lumba-lumba

Di darat juga diisi dengan berbagai macam binatang darat. Mulai dari binatang yang hidupnya di dalam tanah, seperti cacing, hingga binatang yang hidupnya di dua alam, seperti: katak. Mulai dari binatang kecil seperti virus penyakit hingga binatang raksasa, seperti: gajah. Mulai dari binatang jinak hingga binatang yang buas. Mulai dari binatang berkaki empat hingga binatang berkaki banyak, seperti: kelabang. Mulai dari binatang yang bertelur hingga binatang yang beranak.

Hasil gambar untuk gambar kelabang

Untuk apa dan untuk siapakah semuanya itu? Apakah untuk ELOHIM YAHWEH? Apakah untuk malaikat? Jika untuk ELOHIM YAHWEH dan para malaikat, mereka pasti ditempatkan di sorga, bukan di bumi. Tapi semua itu ditempatkan di bumi bersama kita. Yah, semua itu untuk kita, untuk kebahagiaan kita.

Betapa senangnya telinga mendengar kicau burung, betapa sedapnya mata memandang keindahan bulu burung-burung, betapa lezatnya daging untuk makanan kita, betapa terbantunya pekerjaan petani oleh adanya sapi-sapi, betapa terbantunya pedagang-pedagang pada zaman dahulu kala sebelum ada mobil dengan kuda-kuda tunggangan, betapa terbantunya surat-menyurat di zaman dahulu kala dengan merpati-merpati pos, betapa terbantunya keamanan rumah kita oleh adanya anjing-anjing, betapa terbantunya kehidupan para nelayan yang bisa hidup dari menjala ikan, pedagang-pedagang daging di pasar, para peternak, dan lain sebagainya.

Binatang-binatang itu memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan kita. Tapi bagaimana dengan tikus-tikus, kecoa, semut, lalat dan nyamuk yang setiap hari mengganggu kita? Apa baiknya mereka bagi kita?

Kejadian 1:25Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Ayat tersebut menyatakan bahwa semua ciptaan TUHAN itu baik, tidak ada suatupun yang tidak baik. Tapi apakah baiknya TUHAN menciptakan nyamuk, lalat, kecoa dan tikus? Bukankah binatang-binatang itu hanya merupakan gangguan bagi kita? Nyamuk mengganggu tidur kita, lalat menyebarkan penyakit, kecoa menjijikkan, sedangkan tikus merusakkan barang-barang kita. Dimana baiknya?

Bukankah jika saya mencubit anda akan membalas mencubit saya? Bukankah jika saya memukul anda akan membalas memukul saya? Bukankah seperti itu juga anda telah memperlakukan binatang-binatang itu? Nyamuk anda bunuh dengan Baygon, sedangkan tikus anda bunuh dengan racun tikus?! Bukankah binatang-binatang itu sudah anda bunuhi? Tapi apakah selesai masalahnya? Ternyata masalahnya tak kunjung selesai. Seekor nyamuk anda bunuh, datanglah seribu ekor nyamuk, seekor tikus anda bunuh, datanglah seribu ekor tikus. Dibunuh bukannya habis malah semakin banyak.

Kita tak tahu di mana mereka beranak pinaknya, namun setelah dewasa barulah mereka menyerbu kita. Kita tak tahu bagaimana mereka mengumpulkan kawanannya, namun tahu-tahu dalam jumlah besar mereka menyerang kita. Kita tak tahu dari mana mereka datangnya juga ke mana mereka pulangnya. Mereka seperti prajurit yang berangkat untuk menyerang kita, kemudian pulang tanpa meninggalkan jejak. Kita tak tahu di mana markas mereka. Kita juga heran, kita tak pernah memberinya makanan, namun mereka bisa tetap hidup. Kita tak pernah memasakkan makanan untuk mereka, namun mereka sanggup hidup dari sisa-sisa makanan kita.

Yah, jika ayam, kambing dan sapi baiknya adalah memberi kita makanan bergizi dari daging mereka, nyamuk, lalat, kecoa dan tikus baiknya adalah memberi kita ingatan akan kebesaran TUHAN Semesta Alam.

Semua itu memberikan cermin kepada kita supaya cara hidup kita tidak seperti itu. Jangan meniru kucing yang suka mencuri ikan, jangan seperti babi yang berkubang di lumpur, jangan seperti macan yang galak, jangan seperti nyamuk yang suka mencubit, jangan seperti lalat yang merugikan. Tapi tirulah burung merpati yang tulus, tirulah ular yang cerdik, tirulah sapi yang menyumbangkan dagingnya untuk makanan kita, tirulah domba-domba yang penurut, dan seterusnya.

Mat. 10:16"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Itulah ciptaan ELOHIM YAHWEH di hari yang kelima. Hari kelima adalah Khamsah atau Kamis.

Hasil gambar untuk gambar hutan