Minggu, 31 Mei 2015

PERTIMBANGAN MEMBUKA TOKO ECERAN - 2

Pak Sonny;

Di perumahan saya ketika baaru buka ada warga yang langsung buka toko. Letaknya dua rumah di sisi kanan rumah saya. Gak lama kemudian tetangga yang paling jauh dari rumah saya buka toko juga. Begitu juga tetangga persis depan rumah saya. Bukaa toko juga.

Inilah watak rakjat yang berbisnis pak... mikirnya sederhana. Kalau dpt untung 1 jt per bulan saja maka sudah dpt bayar cicilan rumah.

Kami sebagai tetangga jd risih krn antar mereka jadi berkompetisi saling menjelekkan. Kalau kita belanja di salahsatu toko, maka toko yang laen jelek-jelekin kita.

Untunglah alfa mart muncul di mulutt perumahan. Wwarga yang tdk pengen terjebak dlm persaingan bisnis kampungan itu-akhirnya belanja di alfa mart.

Eh, gak lamaa kemudian indo mart muncul. Persis bersebelahan di perempatan gang masuk kompleks.

Warga perumahan dan kampung senang krrn perempatan jadii rame. Kejadian‎ begal di perempatan langsung hilang. Warga sekitar juga senang krn tanah mereka naek 3x lipat.

Minggu lalu sebuah minimarket lokal -jaringan toko Karunia- ygg banyak di sidoarjo kota juga buka toko dgn skala lebih besar.

akhirnya perempatan masuk perumahan saya jadi rame. Fasilitas atm berbagai bank disediakan.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Pak, Alfamart dan Indomart itu didukung oleh tenaga marketing handal, lulusan luar negeri. Karena itu mereka itu ahli meneropong masa depan. Mereka itu tahu suatu daerah memiliki prospek untuk dikembangkan atau tidak. Dan wilayah pak Sonny itu adalah wilayah perumahan dan wilayah persimpangan penting ke bandara Juanda, ke Sidoarjo dan ke Surabaya. Justru bodoh banget jika di wilayahnya pak Sonny yang padat penduduk tidak didatangi Alfamart dan Indomart. Kalau nggak salah itu banyak pegawai negeri dan swastanya, yang ekonominya mapan. Setidaknya di kompleksnya pak Sonny adalah bermobil semuanya.

Pak Sonny, salah satu tugas marketing itu adalah membuka atau merintis daerah-daerah baru. Jika kelak itu ramai, maka dia akan disebut sniper! Tembakannya jitu. Jika meleset akan disebut stupid nemen.


Itulah sebabnya gaji marketing itu besar, sebab dialah jantungnya perusahaan.

Tidak ada komentar: