Minggu, 31 Mei 2015

PENELITIAN DAMPAK ALFAMART DAN INDOMART

Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart

https://badriyadi.wordpress.com/penelitian-ekonomi-2/dampak-negatif-adanya-alfamart-dan-indomart/

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi pada suatu obyek penelitian dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan pada “TOKO SANJAYA” dengan judul Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya, di jalan MT Haryono 196 Dinoyo-Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif adanya alfamart dan indomart terhadap toko-toko kecil yang berada di sekitarnya termasuk toko Sanjaya, Karena dapat kita ketahui bahwa dengan adanya Alfamart dan Indomart membuat toko-toko kecil yang ada disekitarnya menjadi sepi pelanggan. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan Alfamart dan Indomart lebih bagus dari pada Toko Sanjaya.
Dari hasil pengamatan, telah diketahui kelemahan dari Toko Sanjaya pada fasilitas, pelayanan dan jenis-jenis produk yang dijualnya, sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat permintaan konsumen serta mempengaruhi pendapatan Toko Sanjaya. Pengaruh ini dapat mengakibatkan kerugian pada Toko Sanjaya karena kehilangan konsumen-konsumennya dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
Berdasarkan uraian diatas maka toko Sanjaya diharapkan dapat menggunakan kelebihan yang ada dengan mengurangi kelemahan yang timbul akibat adanya Alfamart dan Indomart, sebab jika tidak maka keberadaan Toko Sanjaya bisa tergeser olehnyak.

PENGARUH ALFAMART TERHADAP WARUNG KECIL

 http://senaaradea.blogspot.com/2013/10/pengaruh-alfamart-terhadap-warung-kecil.html

Anda tentunya sudah tahu tentang alfamart, bahkan mungkin setiap hari anda pun belanja di alfamart, karena seperti yang kita ketahui, hingga sampai saat ini alfamart mempunyai kurang lebih 3500 gerai yang terletak diberbagai kota besar Indonesia bahkan sampai ke kampung-kampung. Awal mula berdirinya alfamart adalah sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto sekeluarga. Awal mula nama alfamart sendiri adalah alfa minimarket dan pertama beroperasi di karawaci, tangerang, banten. Perkembangan alfamart dibilang sangat cepat, meskipun banyak saingan utama seperti alfamidi, alfa express, indomart dan Omi. Berikut perkembangan dan sejarah awal mula alfamart dari tahun ke tahun :

Sejarah Perusahaan
Tahun 1989: Berdiri sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989.
Tahun 1994: Struktur kepemilikan berubah menjadi 70% PT HM Sampoerna Tbk dan 30% PT Sigmantara Alfindo (keluarga Djoko Susanto).
Tahun 1999 : Alfa Minimart pertama mulai beroperasi di Jl. Beringin Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten.
Tahun 2003: Alfa Minimart’ menjadi ‘Alfamart’.
Tahun 2005 : Jumlah gerai Alfamart bertumbuh pesat menjadi 1.293 gerai hanya dalam enam tahun. Semua toko berada di pulau Jawa.
Tahun 2006 : PT HM Sampoerna Tbk menjual sahamnya, sehingga struktur kepemilikan menjadi PT Sigmantara Alfindo (60%) dan PT Cakrawala Mulia Prima (40%). Mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu”.
Tahun 2007 : Alfamart sebagai Jaringan Minimarket Pertama di Indonesia yang memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu. Jumlah gerai mencapai 2000 toko. Memasuki Pasar Lampung.
Tahun 2009 : Menjadi perusahaan publik pada tanggal 15 Januari 2009 di Bursa Efek Indonesia. Jumlah gerai mencapai 3000 toko. Memasuki Pasar Bali.
Januari 2010 : Jumlah gerai lebih dari 3500

Analisis:
Dampak yang ditimbulkan akibat adanya alfamart yang berdekatan dengan usaha warung kecil adalah penurunan penjualan terhadap warung kecil tersebut, sedangkan dampak yang ditimbulkan di lingkungan masyarakat itu sendiri ada dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya adalah masyarakat sekitar dapat berbelanja dengan nyaman karena mendapatkan fasilitas yg baik dari pihak alfamart itu sendiri, sedangkan dampak negatinya adalah kerusakan lingkungan akibat pembuatan bangunan dari alfamart itu sendiri.


DAMPAK NEGATIF ADANYA ALFAMART DAN INDOMART TERHADAP TOKO SANJAYA DI JALAN MT. HARYONO NO 196 DINOYO
Tugas Akhir Matakuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pembimbing, Moh Badrih, S.Pd., M.Pd.


Description: E:\LOGO\UIM-FE.JPG








Disusun Oleh:
1.      Didik Ahyani                                                               (2100810068)
2.      Viki Andriawan                                                            (2100810070)
3.      Dani Asari                                                                 (2100810053)


UVERSITAS ISLAM MALANG
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2010


ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi pada suatu obyek penelitian dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan pada “TOKO SANJAYA” dengan judul Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya, di jalan MT Haryono 196 Dinoyo-Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif adanya alfamart dan indomart terhadap toko-toko kecil yang berada di sekitarnya termasuk toko Sanjaya, Karena dapat kita ketahui bahwa dengan adanya Alfamart dan Indomart membuat toko-toko kecil yang ada disekitarnya menjadi sepi pelanggan. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan Alfamart dan Indomart lebih bagus dari pada Toko Sanjaya.
Dari hasil pengamatan, telah diketahui kelemahan dari Toko Sanjaya pada fasilitas, pelayanan dan jenis-jenis produk yang dijualnya, sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat permintaan konsumen serta mempengaruhi pendapatan Toko Sanjaya. Pengaruh ini dapat mengakibatkan kerugian pada Toko Sanjaya karena kehilangan konsumen-konsumennya dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
Berdasarkan uraian diatas maka toko Sanjaya diharapkan dapat menggunakan kelebihan yang ada dengan mengurangi kelemahan yang timbul akibat adanya Alfamart dan Indomart, sebab jika tidak maka keberadaan Toko Sanjaya bisa tergeser olehnya.












BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Sebagai tempat berbelanja, toko kecil merupakan salah satu tempat usaha kebutuhan barang pokok yang diminati banyak orang, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah dan sangat menguntungkan bagi para pemilik tokot. Hasil yang mencukupi untuk kebutuhan hidup para pemilik membuat kualitas usaha toko kecil banyak diminati orang sebagai salah satu usaha rumahan. Dengan usaha ini, pemilik bisa menyekolahkan anak, memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lain, bahkan bisa menopang perekonomian dalam keluarganya.
Usaha ini tergolong usaha yang tidak begitu susah karena modal yang diperlukan tidak begitu banyak dan bisa dilakukan di rumah sendiri, oleh karena itu semakin banyak orang yang mendirikan usaha serupa dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan buat dirinya sendiri maupun keluarganya. Kebutuhan sehari-harinya pun bisa tercukupi karena penghasilannya dibilang cukup lumayan. Bahkan tidak sedikit dari pemilik toko tersebut bisa memberikan pendidikan kepada anaknya sampai jenjang yang lebih tinggi.
Namun sekarang ini, usaha toko kecil mulai tersingkirkan oleh toko - toko modern yang lebih besar. Keberadaan toko – toko modern membuat toko kecil banyak kehilangan pelanggn-pelanggannya. Keterbatasan yang dimiliki toko kecil, tidak memungkinkan untuk bisa bersaing secara baik dengan toko yang lebih besar. Fasilitas dan kualitas yang diberikan toko besar membuat konsumen lebih memilih untuk belanja di tempat tersebut termasuk Swalayan, Alfamart, Indomart maupun minimarket-minimarket sejenisnya yang mulai berkembang.
Saat ini begitu banyak bermunculan Swalayan, Minimarket atau toko- toko yang sejenis dengan Alfamart dan Indomart di Malang termasuk di sepanjang Jl. MT Haryono. Tidak hanya satu atau dua, tetapi ada beberapa Alfamart dan Indomart yang berjajar dengan jarak tidak begitu jauh.
Hal ini sangat menguntungkan bagi konsumen, sebab konsumen tidak susah untuk mencari kebutuhan yang diinginkan. Pelayanan, kelengkapan barang, dan kenyamanan yang diberikan membuat konsumen lebih berminat untuk berbelanja di Alfamart dan Indomart. Inilah hal yang membuat semakin banyaknya minimarket -minimarket di Malang terutama di Jl. MT Haryono ini, karena semakin banyaknya konsumen yang berbelanja di tempat tersebut.
Lain halnya dengan toko-toko kecil yang ada di sekitarnya. Pemilik toko merasa terugikan dengan adanya Alfamart dan Indomart. Karena keberadaanya membuat konsumen yang dulunya menjadi pelanggan toko-toko kecil pada beralih ke Alfamart dan Indomart yang ada disekitarnya. Dengan semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko-toko kecil, tentu ini juga sangat berpengaruh terhadap  perkembangan toko tersebut.
Toko Sanjaya yang pada dasarnya menjual berbagai macam kebutuhan pokok, yang letaknya tidak jauh dari Alfamart dan Indomart, tentu juga merasakan dampak negatif akan keberadaanya. Namun apa boleh buat, toko-toko kecil tersebut termasuk toko Sanjaya harus menjadi salah satu pesaing dari Alfamart dan Indomart. Dan hal ini sangatlah merugikan bagi pemilik toko, karena dari hasil penjualan itulah pemilik toko bisa menghidupi keluarganya.
Toko-toko kecil yang barang dagangannya kurang lengkap ditambah pelayanan serta kenyamanan yang diberikan tidak sebaik dan sebagus Alfamart dan Indomart, membuat persaingan ini sangat memberi dampak negatif terhadap toko-toko kecil. Modal apa adanya, SDM yang sebagian besar berpendidikan rendah membuat toko kecil tersebut semakin kalah saing dengan Alfamart dan Indomart.
Masyarakat sekarang ini lebih mengutamakan kenyaman dan pelayanan, tentu sudah mulai bosan dengan toko-toko kecil yang kurang memperhatikan kerapian dan juga kebersihan. Sehingga membuat konsumen lebih memilih Minimarket sebagai tempat yang nyaman untuk berbelanja.
Dan semakin lama tentu akan semakin banyak lagi bermunculan Alfamart dan Indomart yang lain. Ini tentu akan membuat toko kecil semakin terpinggirkan dan kemungkinan untuk tutup itu sangat besar karena semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di toko kecil tersebut. Dengan demikian pemilik toko kecil harus berusaha dengan semaksimal mungkin untuk mempertahankan usahanya agar tetap berjalan.
Campur tangan Pemerintah sangat berpengaruh untuk masa depan toko-toko kecil. Karena tanpa adanya izin dari pihak Pemerintah tidak akan banyak bermunculan Alfamart dan Indomart yang pada kenyataanya sangat berdampak negatif terhadap toko kecil yang ada disekitarya termasuk toko Sanjaya. Dan Pemerintah seharusnya lebih memperhatikan apa dampak adanya Alfamart dan Indomart terhadap toko-toko kecil.
Dari latar belakang masalah tersebut diatas, maka penulis terdorong untuk melakukan penelitian dengan judul “PENGARUH ADANYA ALFAMART DAN INDOMART TERHADAP TOKO SANJAYA DI JL. MT.  HARYONO NO 196 DINOYO”
B.     FOKUS MASALAH
Dari latar belakang tersebut, maka disusun rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apakah dampak negatif adanya Alfamart dan Indomart terhadap toko Sanjaya di Jl. MT Haryono No. 196?
2.      Apakah dengan adanya Alfamart dan Indomart berpangaruh pada tingkat pendapatan toko Sanjaya?
3.      Bagaimana tingkat permintaan konsumen terhadap toko Sanjaya?

C.    TUJUAN
1.      Untuk mengetahui dampak negatif adanya Alfamart dan Indomart terhadap Toko Sanjaya di Jl. MT Haryono No. 196.
2.      Untuk mengetahui tingkat pendapatan Toko Sanjaya setelah adanya Alfamart dan Indomart.
3.      Untuk mengetahui tingkat permintaan konsumen terhadap Toko Sanjaya.





D.    MANFAAT
1.      Manfaat Teoristis
a)      Sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi pengusaha toko kecil dalam menarik konsumen agar konsumen tidak beralih ke toko lain.
b)      Sebagai pembanding serta menambah referensi penelitian yang sama.

2.      Manfaat Praktis
a)      Penulis
Hasil dari karya tulis ini diharapkan dapat menambah wawasan serta memperbanyak informasi mengenai dampak negatif adanya Minimarket terhadap toko kecil.
b)      Mahasiswa
Bagi kalangan akademis, karya tulis ini diharapkan dapat memperkaya dan memberikan wacana konseptual bagi pengembangan kajian teori dan kebijakan ekonom.
c)      Masyarakat
Memberikan gambaran yang lebih kritis mengenai dampak modernisasi terhadap tradisionalisasi, budaya dan karakteristik Indonesia.

E.     DEFINISI OPERASIONAL
Dampak Negatif
      Dampak negatif adalah akibat buruk dari suatu hal yang mengarah pada kerugian baik bagi diri sendiri atau orang lain, misalnya : semakin banyak Minimarket yang bermunculan membuat toko-toko kecil sulit mengembangnya usahanya, karena banyak konsumen yang beralih ke minimarket.

Alfamart dan Indomart
Merupakan toko modern yang menjual berbagai macam barang kebutuhan pokok.  Toko ini terletak di tempat yang strategis dan selalu ramai dikunjungi banyak konsumen. Alfamart dan Indomart banyak menawarkan berbagai produk yang terjamin kualitas dan kuantitasnya. Tidak hanya itu, toko ini juga menawarkan promosi-promosi harga barang baru dan diskon-diskon yang menarik minat konsumen untuk berbelanja di toko tersebut. Suasana penataan Alfamart dan Indomart tergolong sangat baik yang tersusun rapi dan bersih, serta memiliki tingkat pelayanan lebih baik dari pada toko-toko lainnya. Disamping itu toko ini mempunyai fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman konsumen seperti AC dan Musik yang membuat konsumen betah berbelanja di toko tersebut.

















BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Dari hasil pengamatan, terdapat beberapa faktor yang menjelaskan bahwa ada banyak toko atau kios-kios kecil yang terkena dampak minimarket. Pertama, faktor harga, dimana minimarket banyak memberi potongan-potongan harga yang membuat harga barang tersebut relative lebih murah. Kedua, faktor fasilitas, dimana minimartket memiliki fasilitas-fasilitas yang lebih seperti AC dan Musik yang membuat konsumen merasa betah untuk belanja di tempat tersebut. Ketiga, faktor yang paling penting adalah pelayanan terhadap konsumen yang dimana Minimarket memberikan pelanyanan yang sangat bagus, misalnya: kesopanan, penyambutan, sampai dengan mencarikan barang yang diinginkan oleh konsumen (Suryadana, ddk. 2007).
Pemberlakuan aturan buku pendirian pasar tradisional dan pasar modern akan membuat persaingan keduanya semakin sengit dimasa mendatang. Data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyebutkan, Minimarket telah menyebabkan gulung tikarnya pasar tradisional dan kios-kios pedagang kecil menengah. Data yang dikumpulkan APPSI pada tahun 2005, saat minimarket belum menggejala seperti sekarang, memaparkan, di Jakarta terdapat delapan pasar tradisional dan 400 kios-kios yang tutup setiap tahun karena kalah bersaing dengan Minimarket (Indrakh, 2007).
2.1 Toko Tradisional
Toko Tradisional (toko kecil) adalah sebuah toko yang menjual barang-barang kebutuhan pokok. Toko ini didirikan oleh satu orang sebagai usaha dirumah untuk membatu kebutuhan ekonomi keluarga. Usaha ini tergolong usaha yang tidak begitu susah karena modal yang diperlukan untuk mendirikannya tidak begitu banyak dan bisa dilakukan di rumah sendiri, sehingga semakin banyak orang yang mendirikan usaha serupa.



2.2 Toko Modern
Toko Modern adalah Sebuah toko yang menjual macam-macam barang kebutuhan pokok yang lengkap. Toko modern ini terletak di tempat yang strategis dan selalu ramai dikunjungi banyak konsumen. Toko modern ini menawarkan berbagai produk yang terjamin kualitas dan kuantitasnya. Tidak hanya itu, toko modern ini juga menawarkan promosi-promosi harga barang baru dan diskon-diskon yang menarik minat konsumen untuk berbelanja di toko tersebut. Suasana penataan toko modern ini tergolong sangat baik yang tersusun rapi dan bersih. Toko modern ini memiliki tingkat pelayanan lebih baik dari pada toko-toko lainnya. Disamping itu toko modern ini mempunyai fasilitas-fasilitas yang membuat nyaman konsumen seperti AC dan Musik yang membuat konsumen betah berbelanja di toko tersebut.
  2.2.1 Minimarket
Minimarket sebenarnya adalah semacam "toko kelontong" atau yang menjual segala macam barang dan makanan, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak dagangan dan membayarnya dikasir. Sistim ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang. Minimarket yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, dan lain-lain.
           2.2.1.1 Alfamart
 Alfamart merupakan toko modern yang menjual berbagai macam barang - barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Alfamart menjual berbagai produk dan jasa kepada para konsumen untuk keperluan konsumsi pribadi, tetapi bukan untuk keperluan bisnis dengan memberikan upaya terhadap penambahan nilai barang dan jasa tersebut. Alfamart dan Indomart mencoba untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan konsumen dengan mencoba memenuhi kesesuaian barang-barang yang dimilikinya, pada harga, tempat, dan waktu yang diinginkan pelanggan.
2.2.1.2 Indomart
Indomart merupakan minimarket sejenis dengan Alfamart yang menjual berbagai kebutuhan pokok. Indomart bergerak dibidang yang sama dengan Alfamart yaitu dibidang retail. Hal ini membuat Indomart saling bersaing dengan Alfamart dalam menarik minat konsumen untuk belanja di tokonya. Indomart memberikan pelayanan yang serupa dengan Alfamart mulai dari cara melayani konsumen, fasilitas-fasilitas yang diberikan, jenis-jenis produk serta kualitas dan kuantitas produk.
2.2.1.3 Manfaat Alfamart dan Indomart bagi konsumen
Ø  Memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mencari barang yang diinginkan.
Ø  Memberikan kepuasan bagi konsumen dari pelayanannya.
Ø  Memberikan kenyamanan pada konsumen dalam berbelanja.
Ø  Menyediakan berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari.
Ø  Memberikan diskon/potongan harga bagi konsumen.
  2.2.2 Supermarket
Supermarket adalah sebuah minimarket yang ukurannya lebih besar. Di Supermarket semua barang ada, dari kelontong, sepeda, TV dan camera, furnitur, baju, ikan dan daging, buah2an, minuman, pokoknya serba ada kebutuhan sehari-hari. Contohnya Giant Supermarket, Carrefour Express, Foodmart, Foodmart Gourmet, Super Indo dan lain-lain.
  2.2.3 Swalayan
Swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dari bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar. Barang barang yang dijual di Swalayan biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Dampak Negatif Adanya Alfamart dan Indomart terhadap Toko Sanjaya
  1. Mempempengaruhi Jumlah Konsumen Yang Berbelanja di Toko Sanjaya.
Dengan adanya Alfamart dan Indomart diantara Toko Sanjaya maka kecenderungan konsumenpun akan timbul untuk memilih tempat untuk berbelanja. Konsumen memandang Alfamart dan Indomart sebagai tempat yang menarik untuk berbelanja dibanding dengan toko-toko kecil yang ada disekitarnya, karena konsumen lebih memilih pelayanan yang diberikan oleh toko tersebut. Hal itu menyebabkan konsumen banyak yang beralih ke Alfamart dan Indomart.
  1. Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Toko Sanjaya.
Pada dasarnya Toko Sanjaya mempunyai pendapatan yang cukup untuk mengembangkan usahanya. Namun, setelah adanya Alfamart dan Indomart secara perlahan pendapatannya mulai berkurang seiring dengan semakin berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya. Hal ini mengakibatkan sepinya pelanggan bahkan toko ini tidak membuka secara penuh tokonya dan tidak jarang pula toko ini ditutup, sehingga sangat berpengaruh terhadap pendapatan pada toko Sanjaya.
  1. Menimbulkan Peluang Yang Semakin Menyempit Bagi Toko Sanjaya Dalam Memaksimumkan Keuntungan.
Awalnya Toko Sanjaya adalah toko kecil yang berkembang dengan baik,  tetapi setelah adanya Alfamart dan Indomart secara perlahan mulai tergusur karena kalah bersaing dengan Alfamart dan Indomart. Konsumenpun yang awalnya menjadi pelanggan pada Toko Sanjaya beralih ke Alfamart dan Indomart.
Berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya membuat permintaan akan barang-barang menurun. Sehingga pendapatannya juga ikut menurun seiring dengan berkurangnya konsumen yang berbelanja di Toko Sanjaya. Hal ini menyebabkan Toko Sanjaya sulit untuk memaksimalkan keuntungan dan sulit untuk mengembangkan usahanya.
3.2 Pengaruh Adanya Alfamart Dan Indomart Terhadapa Toko Sanjaya Pada Permintaan
Kualitas pelayanan, kelengkapan barang dan kenyamanan dari Alfamart Dan Indomart tentu sudah membuat Toko Sanjaya kalah bersaing. Konsumen lebih memilih beralih berbelanja ke Alfamart dan Indomart dari pada berbelanja di Toko Sanjaya. Hal Ini sangat berpengaruh terhadap permintaan barang di Toko Sanjaya. Karena permintaan seseorang atau suatu masyarakat kepada suatu barang ditentukan oleh bebrapa faktor yang terpenting diantaranya:
a)      Harga barang tersebut
Harga barang sangat berpengaruh terhadap tingkat penjualan dan permintaan terhadap suatu barang. Keberadaan Alfamart dan Indomart yang menawarkan barang-barang dengan harga yang relative murah membuat konsumen lebih memilih belanja di toko tersebut dari pada belanja di toko- toko kecil seperti Toko Sanjaya. Karena orang membeli suatu barang yang terlebih dahulu dilihat berapa harga dari barang tersebut, dan semakin murah harga barang tersebut maka akan semakin bnyak pula permitaan akan barang itu.
Dalam analisis Ekonomi dianggap bahwa permintaan suatu barang terutama dipengaruhi oleh tingkat harganya. Oleh karena itu dalam teori permintaan yang terutama dianalisis adalah hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dengan harga barang tersebut (Sadono Sukirno, pengantar mikro ekonomi 2002: 76)
Dari analisis ekonomi diatas sudah terlihat bahwa harga adalah penentu dari banyak atau tidaknya sebuah permintaan terhadap suatu barang. Discon atau potongan harga yang diberikan Alfamart dan Indomart membuat daya tarik bagi konsumen untuk berbelanja disitu. Sehingga toko sanjaya yang hanya menawarkan barang tanpa adanya discon atau potongan harga harus mendapat dampak negative karena mulai berkurangnya konsumen yang membeli.
Dalam hukum permintaan dijelaskan sifat hubungan antara permintaan suatu barang dengan tingkat harganya. Hukum permintaan pada hakikatnya merupakan suatu hipotesisya yang menyatakan: makin rendah harga suatu barang maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang maka semakin sedikit permintaan terhadap barang tersebut.
Jumlah permintaan dan tingkat harga memiliki sifat hubungan seperti dalam hukum permintaan karena dua sebab
1.      Sifat hubungan seperti itu disebabkan karena kenaikan harga menyebabkan pembeli mencari barang lain yang dapat digunakan sebagai barang pengganti terhadap barang yang mengalamai kenaikan harga. Sama halnya yang terjadi pada toko Sanjaya di saat ini, dengan semakin banyaknya berdiri Alfamart dan Indomart membuat pelanggan atau konsumen yang dulunya menjadikan tokonya sebagai tempat membeli kebutuhan pokok, kini sudah mulai beralih ketoko yang lebih besar, lengkap, nyaman da memberikan pelayanan yang memuaskan.
Harga yang bersaing dengan toko-toko modern membuat konsumen lebih memilih belanja di Alfamart dan Indomart, selain karena kelengkapan, pelayanan dan kenyaman, toko modern tersebut berani memberikan tawaran discon atau potongan harga sehingga konsumen tertarik untuk berbelnja disitu, sehingga ini menjadikan Toko Sanjaya sepi akan pelanggan.
2.      Kenaikan harga menyebabkan pendapatan Riel para pembeli berkurang. Pendapatan yang merosot tersebut memaksa para pembeli untuk mengurangi pembeliannya terhadap berbagai jenis barang, dan terutama barang yang mengalami kenaikan. Dan hal ini sudah di antisipasi oleh toko-toko modern seperti Alfamart dan Indomart, sehingga ketika barang -- barang naik toko ini sudah menyiapkan solusi bagaiman agar kenaiakan barang – barang tersebut tidak mengurangi minat konsumen untuk belanja di situ, namun toko kecil seperti Toko Sanjaya tidak bisa melakukan hal itu, sehingga Toko Sanjaya tetap harus merasakan dampak yang kurang baik karena adanya toko – toko modern yang menjadi pesaing mereka.
b)      Selera Masyarakat
Selera mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keinginan masyarakat untuk membeli barang-barang. Baik cita rasa masyarakat terhadap kwalitas atau macam-macam barang yang ditawarkan maupun juga terhadap pelayanan dan kenyamanan yang diberikan.
Kualitas barang, pelayanan, dan kenyaman yang diberikan Alfamart dan Indomart terhadap konsumen membuat toko kecil sekelas Toko Sanjaya menjadi sepi akan permintaan. Dampak ini sangat terlihat ketika Toko Sanjaya tidak membuka secara penuh tokonya. Bahkan akhir -- akhir ini Toko Sanjaya lebih sering tutup. Tentu hal ini semakin memperjelas bahwa adanya Alfamart dan Indomart membawa dampak negatif yang sangat mengancam kelangsungan usaha toko-toko kecil yang ada disekitarnya.
Selera masyarakat yang sudah mulai terpengaruh akan sebuah kemewahan, membuat konsumen mulai enggan belanja di toko-toko tradisional atau toko kecil dan lebih memilih belanja di toko modern yang lebih mengutamakan kualaitas, kenyaman dan pelayanan.
c)      Ramalan mengenai keadaan dimasa yang akan datang
Perubahan –perubahan yang diramalkan mengenai keadaan yang akan datang dapat mempengaruhi permintaan. Toko-toko kecil seperti Toko Sanjaya tidak berfikir tentang masa yang akan datang dari kelangsungan penjualan dan perilaku konsumen. Karena SDM pemilik toko yang kurang memadai membuatnya tidak menyadari akan adanya ancaman dari pesaing-pesaing yang membuat toko tersebut harus kehiangan banyak pelanggan, dan bahkan ancaman untuk tutup juga sangat besar.
Alfamart dan Indomart merupakan ancaman bagi Toko Sanjaya untuk kedepannya. Tempat, fasilitas, kualitas, dan SDM yang bagus membuat Alfamart dan Indomart bisa dengan mudah bersaing dengan toko-toko kecil yang ada disekitarnya. Karena selain kualitas dan kwantitas barang yang ditawarkan, apa yang akan terjadi di masa yang akan datang telah difikirkan. Baik dari segi kenaikan harga, tingkah laku konsumen, maupun ancaman yang akan terjadi dari pesaing-pesaing dimasa yang akan datang. Dan ini tidak pernah dilakukan oleh toko kecil seperti Toko Sanjaya hanya memikirkan apa yang terjadi sekarang tanpa memikirkan dampak atau ancaman masa yang akan datan. Sehingga ancaman akan kebangkrutan sangat besar akibat kalah dalam sebuah persaingan.
3.3 Pengaruh Alfamart Dan Indomart Terhadap Toko Sanjaya Pada Pendapatan
Dari pembahasan diatas sudah jelas bahwa pendapatan suatu usaha termasuk toko itu tergantung seberapa besar permintaan yang dilakukan. Semakin besar permintaan yang terjadi tentu akan semakin besar pula pendapatan yang diperolehya. Dan sebaliknya semakin kecil permintaan yang terjadi, semakin kecil pula pendapatan yang diperolehnya.
Dan inilah yang terjadi pada Toko Sanjaya setelah adanya Alfamart dan Indomart didekat Toko Sanjaya berada. Pendapatan yang dulu dikatakan lumayan kini untuk mendapatkan keuntungan sangat sulit sekali, karena konsumen yang sudah pada beralih ke toko modern tersebut. Karena sepinya pelanggan bahkan toko ini tidak membuka penuh tokonya dan tidak jarang pula toko ini ditutup. Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan pada Toko Sanjaya ini.
Alfamart dan Indomart yang berdiri didekat Toko Sanjaya memang sudah membuat toko ini yang dulunya ramai dikunjungi konsumen kini sepi akan pembeli. Banyak konsumen yang beralih ke Alfamart dan Indomart karena kelengkapan, fasilitas, Kualitas dan pelayanan yang dberikan. Perbandingan yang sangat mencolok sangat terlihat ketika melihat pembeli yang datang ke Toko Sanjaya maupun Alfamart dan Indomart. Ini menadakan bahwa keberadaannya telah mematikan pendapatan dari toko-toko kecil yang ada disekitarnya.
Persaingan tidak sempurna yang terjadi pada Toko Sanjaya dan toko modern, memang sangat telihat dari konsumen yang datang ke Toko Sanjaya, yang tentu ini sangat berpengaruh terhadap pendapatannya. Dan ini akan membawa dampak yang luar biasa buruk terhadap masa depan toko-toko kecil seperti Toko Sanjaya ini.

BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Kelebihan yang dimiliki oleh Alfamart dan Indomart baik dari segi tempat, kualitas barang dan pelayanan membuat Toko Sanjaya kalah bersaing dengannya, karena kualitas barang dan pelayanan yang diberikan Toko Sanjaya tidak sebaik yang diberikan Alfamart dan Indomart yang membuat persaingan itu menimbulkan dampak negatif terhadap Toko Sanjaya, baik dari segi permintaan maupun pendapatan. Hal ini disebabkan karena konsumen lebih memilih toko modern sebagai tempat untuk berbelanja dibandingkan dengan toko-toko kelontong termasuk Toko Sanjaya karena lebih menyukai pelayanan yang diberikan oleh toko modern. Akibatnya, permintaan akan barang-barang terhadap Toko Sanjaya menjadi berkurang karena konsumen beralih ke toko-toko modern seperti Alfamart dan Indomart. Berkuangnya permintaan tersebut akhirnya menimbulkan pengaruh terhadap pendapatan Toko Sanjaya yang semakin berkurang seiring dengan berkurangnya konsumen yang berbelanja. Hal tersebut menimbulkan peluang yang semakin menyempit bagi Toko Sanjaya dalam memaksimalkan keuntungannya dan juga menyebabkan Toko Sanjaya menjadi sulit berkembang, dan bahkan kecenderungan usaha itu untuk tutup sangat besar.
B.     Saran
1)      Penulis untuk Toko Sanjaya
a.       Ubahlah pola pelayanan lama, dengan memberikan susuatu yang extra kepada langganan kita, caranya berikan bonus-bonus tetentu kepada langganan. Sebab, mereka ingin di istimewakan, ingin selingan, ingin mendapat fasilitas atas kesetiaan mereka membeli di toko anda.
b.      Memberikan diskon khusus terhadap salah satu atau beberapa barang. Tujuannya adalah agar pelanggan kembali lagi ke toko anda, carilah diskon barang yang di butuhkan sehari-hari, contohnya indomie, sabun dll. Jangan lupa bahwa kebutuhan pembeli tidak saja sabun dan indomie saja tapi pasti ada yang di butuhkan selain sabun, sehingga dengan pemberian diskon ini merupakan sugesti atau daya tarik dari toko anda.
2)      Penulis untuk peneliti selanjutnya
      Dapat memperpanjang periode pengamatan, sehingga jumlah sampel yang digunakan semakin besar sehingga hasil yang diperoleh semakin akurat. Selain itu peneliti selanjutnya juga dapat menspesifikasikan obyek penelitian pada suatu jenis industri tertentu, yang lebih penting bagi peneliti berikutnya adalah mempertimbangkan kondisi-kondisi eksternal diluar obyek penelitian, misalnya kondisi ekonomi makro dalam pengajuan hipotesis-hipotesis penelitian.










BAB V
DAFTAR PUSTAKA

G. Lipsey, Richard dkk, 1994, Pengantar Mikro ekonomi, Jakarta, Binarupa Aksara.
Sukirno, Sardono, 2002, Pengantar Teorokonomi Mikro, Jakarta, Rajawali Pers.
Widya Utami, Kristin, 2010, Manajemen Retail Edisi 2, Jakarta, Salemba Empat.
Supriono, R.A. 1998, Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis, Yogyakarta, BPFE
UGM.
http://id.wikipedia.org/wiki/Supermarket.

Tidak ada komentar: