Jumat, 20 Februari 2015

KPK TINGGAL KENANGAN

Saya pernah mengingatkan bisa jadi Jokowi tidak akan membubarkan KPK, tapi mengganti gigi berlobang dengan gigi palsu. Sama konsepnya seperti Jokowi ketika menaikkan harga BBM berkata: "Saya tidak pernah menaikkan harga BBM. Kapan saya menaikkan harga BBM? Saya hanya mencabut subsidi BBM saja." Padahal pikiran pak Aljabar sudah membayangkan rumus matematikanya: jika 3 - 2 = 1, bukankah 1 itu = 3 - 2?

Rupanya dugaan saya tidak meleset. Sehubungan dengan diperkarakannya segenap pimpinan KPK, Jokowi mengambil keputusan untuk memberhentikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, lalu diganti dengan Johan Budi, Ruki dan Seno. Untuk Johan Budi, berdasarkan penampilan atraktifnya akhir-akhir ini kita diyakinkan bahwa dia akan "KPK banget." Tapi tentang Ruki dan Seno, benarlah kata Yuzril Ihza Mahendra: ngeri-ngeri sedap.

Beberapa hari menjelang Jokowi mengambil keputusan, Johan Budi sudah mengajukan usul ke Jokowi tentang 7 orang yang diharapkannya sebagai pengganti pimpinan KPK. Namun tak ada satupun yang dipakai oleh Jokowi;
http://nasional.rimanews.com/hukum/read/20150219/197398/Johan-Budi-Tidak-Masuk-7-Nama-Calon-Plt-Usulan-Tim-Krisis-KPK

Itu artinya, Jokowi sudah punya agenda sendiri, sedangkan bertanyanya ke KPK hanya sekedar basa-basi saja.

Sekarang tentang Seno; apa pendapat orang tentang Seno Adji?

Masyarakat menilainya sebagai orang yang anti KPK. Bahkan terakhir dialah pembela hakim brengsek: Sarpin. Masakan orang seperti itu dijadikan pimpinan KPK? Bagaimana KPK bisa menggugat hakim Sarpin yang memenangkan perkara Budi Gunawan? Jika keputusan Sarpin yang sinting itu tidak digugat, maka KPK tidak bisa melanjutkan kasus rekening gendut Budi Gunawan.





Rekam Jejak Indriyanto Seno Adji Dinilai Anti-pemberantasan Korupsi

http://nasional.kompas.com/read/2015/02/20/19421641/Rekam.Jejak.Indriyanto.Seno.Adji.Dinilai.Anti-pemberantasan.Korupsi

TRIBUN NEWS / DANY PERMANA Pelaksana tugas Komisioner KPK Indriyanto Seno Adji usai menandatangani surat pengangkatan dirinya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Indriyanto Seno Adji, Pimpinan KPK “Pembela” Sarpin?

https://fiksikulo.wordpress.com/2015/02/18/indriyanto-seno-adji-pimpinan-kpk-pembela-sarpin/


Johan Budi merasa asing dengan Seno Adji;

Langkah Pertama Johan Budi Jadi Pimpinan KPK

http://news.liputan6.com/read/2178495/langkah-pertama-johan-budi-jadi-pimpinan-kpk

"Saya kan orang KPK orang dalam, Anda bisa menilai. Kalau soal independensi tentu publik yang bisa menilai. Kalau kamu nanya saya, saya pasti independen. Tapi publik yang bisa menilai apakah saya yang independen, atau Pak Ruki independen, atau apakah Pak Indriyanto bisa independen," kata dia.


Bagaimana tentang Ruki? Ruki adalah pimpinan KPK yang pertama-tama kalinya. Dia itu dilantik oleh Megawati. Mungkinkah Ruki akan melanjutkan kasus SKL yang menjerat Megawati? Tegakah? Di KPK dia akan menjadi orang tertua. Tentu saja ketuaannya bisa dijadikan modal untuk menundukkan yang muda-muda, bukan?! Sudah begitu, Ruki ini adalah mantan polisi yang selama dia menjabat ketua KPK belum pernah membuat gebrakan yang mengagetkan;

Bahkan di hari pertama setelah pelantikannya dia dengan tegas menyatakan akan memangsakan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto ke tangan polisi tanpa memberikan bantuan hukum sebagaimana lazimnya, akan menjalin kerjasama dengan polisi dan akan tunduk pada polisi. Dengan kata lain dia akan membawa KPK dibawah ketiaknya Polisi. Padahal maksud semula didirikannya KPK adalah karena ketidakmampuan polisi dan jaksa menuntaskan kasus-kasus korupsi.

Taufiqurrahman Ruki Cs Belum Pernah Jadikan Jenderal Polisi Jadi Tersangka

http://hukum.kompasiana.com/2015/02/19/taufiequrrachman-ruki-cs-belum-pernah-jadikan-jenderal-polisi-jadi-tersangka-724616.html

Ruki Sempat 'Ledek' Johan Saat Konpers

http://news.metrotvnews.com/read/2015/02/20/360940/ruki-sempat-ledek-johan-saat-konpers

Ruki Sebut Ada Opsi KPK Limpahkan Kasus Budi Gunawan ke Kepolisian atau Kejaksaan

http://nasional.kompas.com/read/2015/02/20/19302351/Ruki.Sebut.Ada.Opsi.KPK.Limpahkan.Kasus.Budi.Gunawan.ke.Kepolisian.atau.Kejaksaan

REPRO KOMPAS TV Pelaksana Pimpinan KPK Taufiequrachman Ruki saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (20/2/2015).

Soal BW dan Samad, Plt Ketua KPK Ruki: Itu Urusan Penyidik Polri

 http://news.detik.com/read/2015/02/20/110144/2837945/10/soal-bw-dan-samad-plt-ketua-kpk-ruki-itu-urusan-penyidik-polri
Jakarta - Mungkin Bambang Widjojanto dan Abraham Samad ditinggalkan KPK. Lembaga antikorupsi itu sepertinya tak mengurus nasib dua pimpinan KPK non aktif tersebut yang tengah disidik Polri. Hal itu terungkap dari apa yang disampaikan Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki.

"Itu bukan urusan kami, itu urusan Mabes, penyidik Polri," jelas Ruki di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Ruki malah menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan Polri. KPK akan lebih memilih melakukan sinergi dengan kepolisian.

"Koordinasi harus, tanpa koordinasi nggak bisa bertugas," terang dia. "Kalau mau datang tinggal telepon, kapan saja," tambahnya.


TERNYATA GIGI LOBANG GANTI GIGI PALSU

 bloghakekatku: TERNYATA GIGI LOBANG GANTI GIGI PALSU

 

Kata Jusuf Kalla, dipasangkannya Ruki ke KPK adalah untuk menertibkan KPK. Apakah maksudnya selama ini KPK liar? Apakah supaya tidak sembarangan memenjarakan orang? Apakah supaya Megawati, SBY, Boediono dan kalangan presiden jangan diusik? 

 

JK: Ada Taufiequrachman Ruki, KPK-Polri Jadi Lebih Tertib

 http://news.liputan6.com/read/2178262/jk-ada-taufiequrachman-ruki-kpk-polri-jadi-lebih-tertib

 

 Apa jadinya jika antar pimpinan terjadi adu kepentingan? Si Seno Adji bermaksud melindungi Budi Gunawan, si tua Ruki ingin melindungi Megawati, maka bisa apakah Johan Budi selain garuk-garuk kepala?

 KPK hancur bukan oleh serangan dari luar tapi karena pertikaian di dalamnya. Apakah kita akan menunggu penangangan Jokowi lagi supaya dibuatkan serial sinetron?

 Kalau mau dibilang pinter, ayo kita hancurkan Jokowi lebih dahulu sebelum dia menghancurkan kita. 

Tidak ada komentar: