Minggu, 29 Juni 2014

MAHALNYA HARGA CELAKA

Siang tadi saya menyaksikan sebuah mobil Avanza yang baru saja keluar rumah, tapi ketika sampai di ujung jalan menabrak sebuah sepeda motor. Saya hanya berpikir betapa mahalnya biaya untuk menciptakan sebuah celaka. Pertama-tama dia harus punya uang ratusan juta untuk membeli Avanza. Lalu dia harus membeli SIM, membayar pajak, mengisi bensin, membayar ongkos cuci mobil, membiayai olie dan perawatan lainnya. Setelah sang kepala dibuat pusing oleh biaya-biaya itu barulah sebuah kecelakaan bisa dibuatnya. Mahal sekali, 'kan?! Itu baru satu celaka.

Untuk celaka yang lainnya juga mahal. Misalnya menyalurkan hasrat seksual ke pelacuran. Dia harus menyiapkan ratusan ribu untuk sewa pelacurnya. Begitu juga kalau mau menghisap shabu-shabu, mabuk-mabukan, pesta pora, dan lain-lainnya. Ternyata tiket masuk ke neraka itu mahal sekali jika dibandingkan dengan perbuatan amal memberi pengemis yang hanya seribu rupiah saja. 

Dan sebagai perbandingan dengan Avanza adalah sandal jepit saya yang saya beli dengan harga hanya sepuluh ribu rupiah saja. Sejak sepuluh tahun saya pergunakan sandal jepit, saya tak pernah nabrak apapun, tak pernah sampai remnya blong, tak pernah membayar pajak apapun, juga tak pernah saya semir seperti sepatu anda. Sepatu dibeli mahal-mahal tapi menghabiskan berkaleng-kaleng semir. Ternyata sepatu mahal tak menjamin bagus terus. Masih bergantung dari semirnya. 

Jika tahu demikian kenapa orang masih berlomba-lomba membeli Avanza daripada sandal jepit, ya?!

Tidak ada komentar: